kodingup.camp

Beranda/Siap Kerja US: Bahasa Inggris, Portofolio & Melamar

CV Gaya US

Modul 3 dari 105 menit bacaUS-Style Resume

Isi modul

    Kenapa ini penting

    Di US, dokumen lamaran disebut resume, dan aturannya berbeda jauh dari CV yang biasa dipakai di Indonesia. Recruiter sering menyaring ratusan pelamar untuk satu posisi, jadi resume kamu dibaca sekilas, dan hanya yang langsung menunjukkan dampak yang lanjut ke tahap berikutnya. Banyak resume juga melewati ATS (Applicant Tracking System) dulu, yaitu software yang menyimpan, mengurai, dan membantu recruiter mencari kandidat berdasarkan kata kunci. Resume gaya Indonesia yang memuat foto, tanggal lahir, agama, status pernikahan, dan daftar "tugas" tanpa hasil sering langsung tersingkir. Bukan karena kamu kurang mampu, tetapi karena formatnya tidak sesuai dengan cara orang US membaca.

    Konsep inti

    Aturan dasar resume US

    1. Satu halaman untuk pengalaman di bawah sekitar 10 tahun. Recruiter hanya butuh bukti terkuat, bukan semua yang pernah kamu kerjakan.
    2. Tanpa foto, umur, tanggal lahir, agama, status pernikahan, jenis kelamin. Ini bukan sekadar kebiasaan. EEOC (eeoc.gov), lembaga federal US yang menegakkan hukum anti-diskriminasi kerja, mencantumkan karakteristik yang dilindungi: ras, warna kulit, agama, jenis kelamin (termasuk orientasi seksual dan kehamilan), asal kebangsaan, usia (40 tahun ke atas), disabilitas, dan informasi genetik. EEOC juga menyarankan pemberi kerja tidak meminta foto pelamar sebelum ada offer. Karena itu banyak perusahaan US justru tidak nyaman menerima resume berisi data seperti itu.
    3. Bahasa aktif, berbasis dampak. Tiap bullet diawali kata kerja kuat (Built, Reduced, Led, Shipped, Automated), lalu hasil terukur.
    4. Urutan kronologis terbalik: pekerjaan terbaru di atas.
    5. Format sederhana supaya ATS bisa membacanya: satu kolom, judul bagian standar (Experience, Projects, Skills, Education), font umum, tanpa tabel rumit, tanpa teks di dalam gambar, simpan sebagai PDF berbasis teks (bukan hasil scan).

    Rumus XYZ untuk bullet berdampak

    Rumus yang populer: "Accomplished [X] as measured by [Y], by doing [Z]." X adalah hasil, Y angkanya, Z cara kamu melakukannya. Dalam praktik urutannya boleh dibalik, yang penting ketiga unsurnya ada.

    Bagaimana kalau tidak punya angka? Cari proxy: jumlah pengguna, jumlah halaman, waktu yang dihemat, jumlah bug yang ditutup, jumlah PR yang di-review, cakupan test, jumlah tim yang memakai tool buatanmu. Jangan mengarang angka. Interviewer akan bertanya "How did you measure that?", dan angka karangan langsung ketahuan. Kalau angka pastinya tidak ada, pakai perkiraan jujur dengan kata "about" atau "~" dan siapkan penjelasan cara menghitungnya.

    ATS: apa yang perlu kamu tahu

    ATS itu bermacam-macam (Greenhouse, Lever, Workday, Ashby, dan lain-lain), dan cara kerjanya tidak sama. Mitos bahwa "robot menolak 75% resume" tidak bisa diverifikasi dari sumber resmi, jadi jangan dijadikan pegangan. Yang aman dilakukan:

    Kesalahan khas CV gaya Indonesia

    Gaya Indonesia Gaya US
    Foto formal di pojok Tanpa foto
    Tempat & tanggal lahir, agama, status Tidak dicantumkan
    "Data Pribadi" setengah halaman Satu baris kontak: kota, email, LinkedIn, GitHub, portofolio
    Daftar tugas ("Bertanggung jawab atas...") Bullet hasil dengan angka
    3-4 halaman 1 halaman
    IPK dan semua seminar IPK hanya kalau baru lulus dan bagus; seminar biasanya tidak perlu
    "Objective: mencari pekerjaan yang menantang" Summary 2 baris yang spesifik, atau tidak sama sekali
    Keahlian "Microsoft Office, kerja tim" Keahlian teknis yang relevan, dikelompokkan

    Lokasi dan status kerja

    Tulis lokasi sebagai "Jakarta, Indonesia (UTC+7) · Open to remote". Ini menjawab pertanyaan pertama recruiter dengan jujur. Jangan pernah mengaku tinggal di US atau punya izin kerja US kalau tidak, karena itu pernyataan palsu yang bisa membatalkan offer.

    Contoh kode

    Template resume lengkap (Markdown; salin ke Google Docs atau editor lain, lalu ekspor PDF):

    # BUDI SANTOSO
    Frontend Engineer · Jakarta, Indonesia (UTC+7) · Open to remote
    budi.santoso@email.com · linkedin.com/in/budisantoso · github.com/budisantoso · budi.dev
    
    ### SUMMARY
    Frontend engineer with 3 years building React and Next.js apps for
    e-commerce. Focused on performance and accessibility. Comfortable working
    async with teams in US time zones.
    
    ### EXPERIENCE
    **Frontend Engineer**, TokoKita (e-commerce, 2M monthly users) · Jakarta
    *Mar 2024 - Present*
    - Cut checkout page load time from 4.1s to 1.6s by code-splitting routes
      and lazy-loading images, contributing to a 9% lift in completed orders.
    - Built a shared React component library (32 components, Storybook) now used
      by 4 product teams, reducing duplicate UI code across repos.
    - Led migration of 60+ pages from JavaScript to TypeScript with zero
      production incidents, catching ~40 type bugs before release.
    - Mentored 2 junior developers through weekly code reviews and pairing.
    
    **Junior Web Developer**, Studio Digital Nusantara · Bandung
    *Jul 2022 - Feb 2024*
    - Delivered 12 client websites with Next.js and a headless CMS, all scoring
      90+ on Lighthouse performance.
    - Automated deployment with GitHub Actions, cutting release time from
      ~45 minutes of manual steps to 6 minutes.
    
    ### PROJECTS
    **OpenKurs**, open-source currency dashboard · github.com/budisantoso/openkurs
    - Next.js + TypeScript app with 250+ GitHub stars; caches exchange rates
      on the server to stay under the free API limit.
    
    **a11y-check-cli**, Node.js CLI that flags missing alt text and labels
    - Used in CI by 3 teams at TokoKita; 95% test coverage with Vitest.
    
    ### SKILLS
    Languages: JavaScript, TypeScript, HTML, CSS/Sass
    Frameworks: React, Next.js, Node.js, Express, Tailwind CSS
    Tools: Git, GitHub Actions, Vitest, Playwright, Figma, Vercel
    Practices: Accessibility (WCAG), web performance, code review
    
    ### EDUCATION
    B.S. Informatics, Universitas Contoh, 2022
    

    Contoh mengubah bullet gaya Indonesia menjadi gaya US:

    SEBELUM : Bertanggung jawab membuat fitur login dan memperbaiki bug.
    SESUDAH : Built email + Google sign-in for 50k users and fixed 30+ auth
              bugs, reducing login-related support tickets by about half.
    
    SEBELUM : Membantu tim dalam pengembangan website perusahaan.
    SESUDAH : Rebuilt the company site in Next.js, improving Lighthouse
              performance from 54 to 96 and doubling organic sign-ups in 3 months.
    

    (Angka di template ini adalah contoh. Di resume kamu, gunakan angka yang benar-benar bisa kamu jelaskan.)

    Kesalahan umum

    1. Mencantumkan foto, umur, agama, atau status. Cara benar: hapus semuanya; cukup nama, lokasi, dan kontak profesional.
    2. Bullet berisi tugas, bukan hasil. Cara benar: pakai rumus XYZ dan kata kerja aktif di awal.
    3. Mengarang angka. Interviewer akan menggali, dan kebohongan merusak kepercayaan. Cara benar: pakai angka nyata atau perkiraan jujur yang bisa kamu jelaskan cara hitungnya.
    4. Desain dua kolom penuh ikon dan grafik "skill bar". Sulit dibaca parser dan tidak informatif (apa arti "React 80%"?). Cara benar: satu kolom, teks biasa.
    5. Satu resume untuk semua lowongan. Cara benar: simpan satu versi master, lalu sesuaikan summary, urutan bullet, dan skills dengan setiap lowongan.

    Latihan

    1. Mudah, Sebutkan 5 hal yang harus dihapus dari CV gaya Indonesia sebelum dikirim ke perusahaan US.
    2. Sedang, Ubah tiga bullet berikut ke rumus XYZ: (a) "Membuat API untuk aplikasi kasir", (b) "Memperbaiki performa website", (c) "Menulis unit test".
    3. Menantang, Tulis resume 1 halaman kamu sendiri dengan template di atas, lalu sesuaikan versi itu untuk satu lowongan nyata. Tandai 5 kata kunci dari lowongan yang kamu masukkan.
    Lihat solusi
    1. Foto, tanggal lahir/umur, agama, status pernikahan, jenis kelamin. (Bisa juga: tinggi/berat badan, nama orang tua, alamat lengkap rumah.)

    2. Contoh (sesuaikan angkanya dengan kondisi nyata kamu):

    (a) Built a REST API (Node.js, Express, PostgreSQL) for a point-of-sale app
        used by 15 stores, handling ~8k transactions per day.
    (b) Improved Largest Contentful Paint from 3.8s to 1.9s by optimizing images
        and removing unused JavaScript.
    (c) Raised test coverage of the payments module from 20% to 85% with Vitest,
        catching 3 rounding bugs before release.
    
    1. Contoh penanda kata kunci:
    Lowongan: "React, TypeScript, Next.js, accessibility, design systems"
    Resume  : Summary menyebut "React and Next.js" ✔
              Bullet 2 menyebut "component library" → ubah ke "design system" ✔
              Skills: TypeScript ✔, Accessibility (WCAG) ✔
    

    Ringkasan

    Video pendamping

    Kalau penjelasan di atas belum masuk, tonton ini. Video dari kanal YouTube pihak lain.

    How to make a Dev resume that actually gets you hiredAnthony Sistilli · Bahasa InggrisBuka di YouTube

    Kuis pemahaman

    Pilih satu jawaban per soal. Penjelasan muncul setelah kamu menjawab.